ask me anything :)   tentangsaya   jejak-jejak pelangi   

roadtojannah | life's journey | walks to remember | capturing life unlived | cinantyams's another footprints :)

twitter.com/meytaasari:

    ruangkatarupa:

    hanya-isyarat:

    arcadeace:

    IsraHELL’s attacks on Gaza, Ramadhan 2014. May they root in HELL.

    :””

    Zionis Israel La’natulloh!

    ya Allah….
    T.T

    (via muamarsalim)

    — 1 week ago with 29672 notes
    #gaza  #media  #genocide 
    light-up-your-life:

It is easy to throw the blame - for what is happening to Muslims all around the world - on others (Arab leaders or whoever.) But we forget that the main reason of Muslims weakness, is Muslims themselves..Allah almighty says: {Corruption has appeared throughout the land and sea by [reason of] what the hands of people have earned so He may let them taste part of [the consequence of] what they have done that perhaps they will return [to righteousness].} Quran [30:41]Once again: { so He may let them taste part of [the consequence of] what they have done}Sheikh Ul-Islam Ibn Taymiyyah said: “If there is a weakness in the Muslims & the enemy overcomes them, then it is due to their sins and errors.”(Majmoo’ 11/645)Sirya, Lebanon, Egypt, Sudan, Iraq, Yemen, Gaza.. All are our responsibility, the responsibility of each single one of us, the consequence of what we have done, our sins, our mistakes, our unawareness…So when you have learned that it is your fault, Then know that you have to correct it..and know that saying “Our Hearts Are with You Gaza/Sirya/iraq.." isn’t enough, your tears aren’t enough, even only Dua isn’t enough..You want to know why? Then Read:{ Indeed, Allah will not change the condition of a people until they change what is in themselves.} Quran [13:11]So take the responsibility, and
purify your Nafs
soften your heart
repent to Allah (from your sins)
correct you Salat
correct your Hijab
Stick to the Qur’an and Sunnah
leave Bid’aa (innovation)
beautify your manners
increase your knowledge (of Islam)
preserve your tongue / ears / eyes /heart
» CHANGE youself !
The greatest opportunity is still there: **RAMDHAN**Muslims all around the world need YOU.. don’t disappoint them.

    light-up-your-life:

    It is easy to throw the blame - for what is happening to Muslims all around the world - on others (Arab leaders or whoever.) But we forget that the main reason of Muslims weakness, is Muslims themselves..

    Allah almighty says: {Corruption has appeared throughout the land and sea by [reason of] what the hands of people have earned so He may let them taste part of [the consequence of] what they have done that perhaps they will return [to righteousness].} Quran [30:41]

    Once again: { so He may let them taste part of [the consequence of] what they have done}

    Sheikh Ul-Islam Ibn Taymiyyah said: “If there is a weakness in the Muslims & the enemy overcomes them, then it is due to their sins and errors.
    (Majmoo’ 11/645)

    Sirya, Lebanon, Egypt, Sudan, Iraq, Yemen, Gaza.. All are our responsibility, the responsibility of each single one of us, the consequence of what we have done, our sins, our mistakes, our unawareness…

    So when you have learned that it is your fault, Then know that you have to correct it..and know that saying “Our Hearts Are with You Gaza/Sirya/iraq.." isn’t enough, your tears aren’t enough, even only Dua isn’t enough..

    You want to know why? Then Read:

    { Indeed, Allah will not change the condition of a people until they change what is in themselves.} Quran [13:11]

    So take the responsibility, and

    1. purify your Nafs
    2. soften your heart
    3. repent to Allah (from your sins)
    4. correct you Salat
    5. correct your Hijab
    6. Stick to the Qur’an and Sunnah
    7. leave Bid’aa (innovation)
    8. beautify your manners
    9. increase your knowledge (of Islam)
    10. preserve your tongue / ears / eyes /heart

    » CHANGE youself !


    The greatest opportunity is still there: **RAMDHAN**

    Muslims all around the world need YOU.. don’t disappoint them.

    (via light-up-your-life)

    — 1 week ago with 335 notes
    #gaza  #muslim  #introspection 

    10 deeds in Ramadhan..

    (Source: yehdil, via droctavina)

    — 2 weeks ago with 11994 notes
    #inspirasi  #ramadhan 
    hijabographic:

Do’a Buka Puasa yang Shahih :

Doa puasa yang sering kita dengar bahkan mungkin juga sering kita baca, adalah:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ ، ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

“Ya Allah, untuk Mu aku puasa, kepada Mu aku beriman, dan dengan rezeki Mu aku berbuka. Hilanglah rasa dahaga, tenggorokan pun basah, dan sudah pasti berpahala jika Allah menghendaki.”

Catatan

Doa buka puasa yang masyhur ini adalah gabungan dari dua hadits, yaitu:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

dan,

 ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Adapun kalimat “ وَبِكَ آمَنْتُ ” adalah tambahan yang sama sekali tidak ada dasarnya, meski maknanya bagus.

Hadits Pertama

Apabila Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam buka puasa, beliau berdoa,

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

“Ya Allah, untuk Mu aku puasa, dan dengan rezeki Mu aku berbuka.”

Takhrij

Hadits ini diriwayatkan Imam Ath Thabarani dalam Al Ausath (7762) dan Abu Nu’aim dalam Akhbar Ashbahan (1756)  dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘Anhu.

Ibnu Abi Syaibah (109/1) dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu.

Abu Dawud (2011), Al Baihaqi dalam Asy Syu’ab (3747), Al Baghawi (1761), Adh Dhabbi dalam Ad Du’a` (67), dan Ibnul Mubarak dalam Az Zuhd (1390); dari Mu’adz bin Zuhrah At Tabi’i.

Ibnu Sa’ad dalam Ath Thabaqat Al Kubra pada biografi Abul Ahwash dari Ar Rabi’ bin Khutsaim At Tabi’i.

Derajat Hadits: Dha’if

Al Haitsami berkata,”Diriwayatkan Ath Thabarani dalam Al Ausath. Di dalam sanadnya ada Dawud bin Az Zibriqan. Dia adalah dha’if.”[1]

Imam An Nawawi berkata, “Demikian diriwayatkan secara mursal.”[2]

Al Burhanfuri dalam Kanzu Al ‘Ummal (18056), “Hadits mursal.”

Ar Rafi’i berkata tentang hadits Abu Dawud, “Dia adalah hadits mursal.” Dan tentang hadits Ath Thabarani, “Sanadnya lemah. Di dalamnya terdapat Dawud bin Az Zibriqan, dia itu matruk (ditinggalkan).”[3]

Al Albani mendha’ifkan hadits ini dalam Dha’if Sunan Abi Dawud (2358) dan Dha’if Al Jami’ Ash Shaghir (9831).

Catatan

Ibnul Mulaqqin berkata, “Hadits ini diriwayatkan Abu Dawud dengan sanad hasan (bagus) tetapi mursal. Mu’adz bin Zuhrah adalah seorang tabi’in.”[4]

Al Albani menghasankan hadits ini dalam Misykat Al Mashabih (1994).

Syaikh Abdul Qadir Al Arna`uth berkata, “Mursal, namun ia mempunyai syawahid (beberapa penguat) yang menguatkannya.”[5]

*   *   *

Hadits Kedua

Ibnu Umar Radhiyallahu ‘Anhuma mengatakan, jika Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam buka puasa, beliau membaca:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

“Hilanglah rasa dahaga, tenggorokan pun basah, dan sudah pasti berpahala jika Allah menghendaki.”

Takhrij

Hadits ini diriwayatkan Imam Abu Dawud dari Abdullah bin Muhammad dari Ali bin Al Husain dari Al Husain bin Waqid dari Marwan bin Salim Al Muqaffa’ dari Abdullah bin Umar Radhiyallahu ‘Anhuma, dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.[6]

Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam An Nasa`i dalam As Sunan Al Kubra (3329), Al Baihaqi dalam Syu’ab Al Iman (3748), Ad Daraquthni (2302), Al Hakim (1484), Ibnu As Sunni dalam ‘Amal Al Yaum wa Al Lailah (477), dan Ibnu Abi Ad Dunia (29); juga dari Ibnu Umar.

Derajat Hadits: Hasan

Al Hakim (1484) berkata, “Ini adalah hadits shahih sesuai syarat Al Bukhari dan Muslim.”

Al Albani menghasankan hadits ini dalam Mukhtashar Irwa` Al Ghalil (920), Misykat Al Mashabih (1993), Shahih Sunan Abi Dawud (2357), dan Shahih Al Jami’ Ash Shaghir (8807).

*   *   *

Kesimpulan

Doa buka puasa pada hadits pertama, meski ada yang mendha’ifkan, namun juga ada yang menghasankan. Artinya, derajat kedha’ifannya tidaklah “terlalu.”

Sebaiknya doa buka puasa yang dibaca cukup hadits yang kedua saja. Selain lebih ringkas, ialah yang paling shahih di antara hadits hadits doa buka puasa yang lain.

Jika hendak menggabungkan doa buka puasa, sebaiknya tidak menyertakan kalimat “ وَبِكَ آمَنْتُ ”, karena ia hanyalah tambahan dan tidak termasuk dalam hadits doa buka puasa ini. Wallahu a’lam bish shawab.

_______________________________

[1] Ma’jma’ Az Zawa`id (4892).

[2] Al Adzkar (545).

[3] At Talkhish Al Habir (912).

[4] Khulashatu Al Badr Al Munir (1126).

[5] Raudhatu Al Muhadditsin (4729).

[6] Sunan Abi Dawud, Kitab Ash Shaum, Bab Al Qaul ‘Inda Al Ifthar, hadits nomor 2010.
sumber : @fimadani
http://www.fimadani.com/seputar-hadits-doa-buka-puasa-yang-shahih/

While breakfasting..

    hijabographic:

    Do’a Buka Puasa yang Shahih :

    Doa puasa yang sering kita dengar bahkan mungkin juga sering kita baca, adalah:

    اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ ، ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

    “Ya Allah, untuk Mu aku puasa, kepada Mu aku beriman, dan dengan rezeki Mu aku berbuka. Hilanglah rasa dahaga, tenggorokan pun basah, dan sudah pasti berpahala jika Allah menghendaki.”

    Catatan

    Doa buka puasa yang masyhur ini adalah gabungan dari dua hadits, yaitu:

    اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

    dan,

     ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

    Adapun kalimat “ وَبِكَ آمَنْتُ ” adalah tambahan yang sama sekali tidak ada dasarnya, meski maknanya bagus.

    Hadits Pertama

    Apabila Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam buka puasa, beliau berdoa,

    اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

    “Ya Allah, untuk Mu aku puasa, dan dengan rezeki Mu aku berbuka.”

    Takhrij

    Hadits ini diriwayatkan Imam Ath Thabarani dalam Al Ausath (7762) dan Abu Nu’aim dalam Akhbar Ashbahan (1756)  dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘Anhu.

    Ibnu Abi Syaibah (109/1) dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu.

    Abu Dawud (2011), Al Baihaqi dalam Asy Syu’ab (3747), Al Baghawi (1761), Adh Dhabbi dalam Ad Du’a` (67), dan Ibnul Mubarak dalam Az Zuhd (1390); dari Mu’adz bin Zuhrah At Tabi’i.

    Ibnu Sa’ad dalam Ath Thabaqat Al Kubra pada biografi Abul Ahwash dari Ar Rabi’ bin Khutsaim At Tabi’i.

    Derajat Hadits: Dha’if

    Al Haitsami berkata,”Diriwayatkan Ath Thabarani dalam Al Ausath. Di dalam sanadnya ada Dawud bin Az Zibriqan. Dia adalah dha’if.”[1]

    Imam An Nawawi berkata, “Demikian diriwayatkan secara mursal.”[2]

    Al Burhanfuri dalam Kanzu Al ‘Ummal (18056), “Hadits mursal.”

    Ar Rafi’i berkata tentang hadits Abu Dawud, “Dia adalah hadits mursal.” Dan tentang hadits Ath Thabarani, “Sanadnya lemah. Di dalamnya terdapat Dawud bin Az Zibriqan, dia itu matruk (ditinggalkan).”[3]

    Al Albani mendha’ifkan hadits ini dalam Dha’if Sunan Abi Dawud (2358) dan Dha’if Al Jami’ Ash Shaghir (9831).

    Catatan

    Ibnul Mulaqqin berkata, “Hadits ini diriwayatkan Abu Dawud dengan sanad hasan (bagus) tetapi mursal. Mu’adz bin Zuhrah adalah seorang tabi’in.”[4]

    Al Albani menghasankan hadits ini dalam Misykat Al Mashabih (1994).

    Syaikh Abdul Qadir Al Arna`uth berkata, “Mursal, namun ia mempunyai syawahid (beberapa penguat) yang menguatkannya.”[5]

    *   *   *

    Hadits Kedua

    Ibnu Umar Radhiyallahu ‘Anhuma mengatakan, jika Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam buka puasa, beliau membaca:

    ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

    “Hilanglah rasa dahaga, tenggorokan pun basah, dan sudah pasti berpahala jika Allah menghendaki.”

    Takhrij

    Hadits ini diriwayatkan Imam Abu Dawud dari Abdullah bin Muhammad dari Ali bin Al Husain dari Al Husain bin Waqid dari Marwan bin Salim Al Muqaffa’ dari Abdullah bin Umar Radhiyallahu ‘Anhuma, dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.[6]

    Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam An Nasa`i dalam As Sunan Al Kubra (3329), Al Baihaqi dalam Syu’ab Al Iman (3748), Ad Daraquthni (2302), Al Hakim (1484), Ibnu As Sunni dalam ‘Amal Al Yaum wa Al Lailah (477), dan Ibnu Abi Ad Dunia (29); juga dari Ibnu Umar.

    Derajat Hadits: Hasan

    Al Hakim (1484) berkata, “Ini adalah hadits shahih sesuai syarat Al Bukhari dan Muslim.”

    Al Albani menghasankan hadits ini dalam Mukhtashar Irwa` Al Ghalil (920), Misykat Al Mashabih (1993), Shahih Sunan Abi Dawud (2357), dan Shahih Al Jami’ Ash Shaghir (8807).

    *   *   *

    Kesimpulan

    Doa buka puasa pada hadits pertama, meski ada yang mendha’ifkan, namun juga ada yang menghasankan. Artinya, derajat kedha’ifannya tidaklah “terlalu.”

    Sebaiknya doa buka puasa yang dibaca cukup hadits yang kedua saja. Selain lebih ringkas, ialah yang paling shahih di antara hadits hadits doa buka puasa yang lain.

    Jika hendak menggabungkan doa buka puasa, sebaiknya tidak menyertakan kalimat “ وَبِكَ آمَنْتُ ”, karena ia hanyalah tambahan dan tidak termasuk dalam hadits doa buka puasa ini. Wallahu a’lam bish shawab.

    _______________________________

    [1] Ma’jma’ Az Zawa`id (4892).

    [2] Al Adzkar (545).

    [3] At Talkhish Al Habir (912).

    [4] Khulashatu Al Badr Al Munir (1126).

    [5] Raudhatu Al Muhadditsin (4729).

    [6] Sunan Abi Dawud, Kitab Ash Shaum, Bab Al Qaul ‘Inda Al Ifthar, hadits nomor 2010.

    sumber : @fimadani

    http://www.fimadani.com/seputar-hadits-doa-buka-puasa-yang-shahih/

    While breakfasting..

    — 2 weeks ago with 72 notes
    coraletmint:

Luruskan hati, luruskanlah perasaan. Perasaan bisa datang dari dua arah, dari setan atau dari Tuhan.
Laki-laki mudah memberikan janji, perempuan suka dijanji-janjikan. Laki-laki mudah melupakan janji, perempuan mengingat setiap janji.
Seandainya tidak ada ikatan yang ada pada keduanya berupa ikatan ug sangat kuat (mitsaqan ghaliza), terputuslah keduanya hanya karena masalah2 tidak penting.

    coraletmint:

    Luruskan hati, luruskanlah perasaan. Perasaan bisa datang dari dua arah, dari setan atau dari Tuhan.

    Laki-laki mudah memberikan janji, perempuan suka dijanji-janjikan. Laki-laki mudah melupakan janji, perempuan mengingat setiap janji.

    Seandainya tidak ada ikatan yang ada pada keduanya berupa ikatan ug sangat kuat (mitsaqan ghaliza), terputuslah keduanya hanya karena masalah2 tidak penting.

    (via ratnadianp)

    — 2 weeks ago with 7 notes
    #notetomyself 
    "Don’t forget to pray for the suffering Muslims around the world. Remember our fast ends, whilst theirs is a never ending one."
    (via moeyhashy)

    surreal.

    (via mentalltrillness)

    Astagfirullah..
    :’(

    (via thebeautyofislam)

    — 2 weeks ago with 1366 notes
    #ukhuwah  #remember 
    tulipnight:

March of the Starfish by Nigel Wade


*masuk daftar 100 mimpi >

    tulipnight:

    March of the Starfish by Nigel Wade

    *masuk daftar 100 mimpi >

    (via indonesia)

    — 3 weeks ago with 811 notes
    #futuredestination 

    jamikanasa:

    catatanbesarku:

    aishanosekai:

    dear my future…

    :’)

    *ah iya. ini terinspirasi dari buku Prophetic Parenting.. :)

    tunggu bunda ya zahra dan kafka :’3 masyaAllah..

    !!!

    — 3 weeks ago with 1004 notes
    #futurewish  #futurewife  #me  #reminder  #spirit 

    ukhty-nur:

    Sabda Rasulullah S.A.W yang bermakna : “Mulanya (bulan Ramadhan) rahmat, tengahnya pengampunan, dan akhirnya merdeka/bebas dari api neraka.”

    #darulmurtadza

    (via dirikudrcinta)

    — 3 weeks ago with 674 notes
    #ramadhan  #pray  #reminder